Senosfer Cenosphere (Expanded Mineral Materials Containing Alumina and Silica) adalah produk sampingan dari pembangkit listrik tenaga batubara dan merupakan bola berongga ringan dan inert yang diisi dengan udara atau gas inert. Warna Cenosphere bervariasi dari abu-abu hingga hampir putih dan kepadatannya sekitar 0,4 – 0,8 g/cm³ (0,014 – 0,029 lb./cu in), yang memberikannya daya apung.
Cenosphere digunakan sebagai pengisi struktural ringan dalam beton dan plastik. Bola-bola tersebut dicampur dengan resin untuk membuat busa sintaksis ringan yang digunakan sebagai bahan inti untuk panel sandwich, blok perkakas, dan busa apung. Cenosphere juga digunakan untuk membuat ubin tahan panas dan lapisan keramik dengan konduktivitas termal rendah. Cenosphere berlapis logam ditambahkan ke cat pelindung EMI.
Ciri-ciri Senosfer (juga disebut Mikrosfer Berongga):
1. Fluiditas yang baik: Mikrobola berongga adalah mikrosfer melingkar berongga dengan diameter partikel 0,2µm-400µm, dan tingkat kebulatannya ≥95%, yang meningkatkan fluiditas material pengisi dan membuat material pengisi lebih mudah diproses.
2. Kepadatan rendah: mikrosfer berongga memiliki kepadatan produk 0,4 g/cm³ - 0,8 g/cm³. Dibandingkan dengan sebagian besar bahan mineral yang digiling, mikrosfer berongga 30%-85% lebih ringan.
3. Tingkat Pengisian Tinggi: Mikrosfer berongga menempati area permukaan paling sedikit untuk diisi. Karena struktur bulatnya, viskositasnya sangat berkurang.
4. Kekuatan tinggi: mikrosfer berongga dapat menahan beban 4000 kg/cm² karena cangkangnya yang keras.
Kekuatan tekan dari 3 hingga 7000 kg/cm3.
5. Penyusutan Rendah: Manik-manik rongga adalah salah satu dari sedikit material di bidang pengisi yang dapat mencapai penyusutan rendah. Tingkat penyusutan sejumlah besar mikrosfer berongga yang diisi.
6. Isolasi panas dan isolasi suara: Fitur berongga membuat mikrosfer berongga memiliki konduktivitas termal rendah dan dapat digunakan sebagai bahan isolasi panas dan isolasi suara.
7. Stabilitas yang kuat: mikrosfer berongga dapat ditambahkan ke pelarut, bahan kimia organik, air, asam, atau basa tanpa mengubah sifat kimianya.
8. Ketahanan terhadap suhu tinggi: Karena titik leleh mikrosfer berongga mencapai 1450°C, maka mikrosfer ini dapat tetap stabil pada suhu tinggi di atas 1000°C.
9. Isolasi listrik: Gunakan berbagai sakelar listrik, panel instrumen, dan bahan kemasan elektronik untuk meningkatkan isolasi.
10. Biaya rendah: Harga mikrosfer berongga 50%-200% lebih rendah daripada harga mikrosfer buatan.
Ringan batu bata tahan api yang disinter
Pengecoran Pipa Vertikal Isolasi Eksotermik
Oleh Candy dari Afrika Selatan - 12 September 2018 17:18
Oleh Chloe dari Curacao - 09.10.2018 19:07