• RUMAH
  • BLOG

Apa itu keramik abu terbang?

Abu terbang Ceramsit terbuat dari abu terbang sebagai bahan baku utama (sekitar 85%), dicampur dengan jumlah kapur (atau terak kalsium karbida), gipsum, bahan tambahan, dan lain-lain yang sesuai. Ini adalah agregat ringan buatan yang dibuat dari reaksi hidrolik alami. Ceramsit memiliki sifat-sifat yang sangat baik, seperti kepadatan rendah, kekuatan tekan silinder tinggi, porositas tinggi, koefisien pelunakan tinggi, ketahanan beku yang baik, dan reaktivitas agregat tahan alkali yang sangat baik. Terutama karena kepadatan ceramsit yang rendah, porositas internal, bentuk dan komposisi yang seragam, serta kekuatan dan kekokohan tertentu, ia memiliki keunggulan bobot ringan, ketahanan korosi, ketahanan beku, ketahanan gempa, dan insulasi yang baik (pemeliharaan panas, insulasi panas, insulasi suara, insulasi termal, dll.) dan fitur multifungsi lainnya. Dengan memanfaatkan sifat-sifat unggul ceramsit ini, ia dapat digunakan secara luas dalam bahan bangunan, hortikultura, makanan dan minuman, bahan insulasi tahan api, industri kimia, perminyakan, dan sektor lainnya. Pada awal penemuan dan produksi ceramsit, penggunaannya terutama di bidang bahan bangunan. Karena perkembangan teknologi yang berkelanjutan dan pemahaman masyarakat yang lebih dalam tentang sifat-sifat keramik, penerapan keramik telah melampaui cakupan tradisional bahan bangunan, dan aplikasinya terus meluas. Saat ini, penerapan keramik dalam bahan bangunan telah turun dari 100% menjadi 80%, dan penerapannya di bidang lain mencapai 20%. Dengan terus berkembangnya penggunaan baru keramik, proporsinya di bidang lain akan secara bertahap meningkat.

Sifat-sifat keramik abu terbang

Alasan mengapa keramik abu terbang berkembang pesat di seluruh dunia adalah karena memiliki banyak sifat unggul yang tidak dimiliki material lain. Sifat unggul ini membuatnya tak tergantikan oleh material lain. Sifat-sifat unggul tersebut meliputi aspek-aspek berikut.
1. Kepadatan rendah dan ringan. Kepadatan curah keramik abu terbang itu sendiri kurang dari 1100 kg/m³, umumnya 300-900 kg/m³. Kepadatan beton yang dibuat dengan keramik abu terbang sebagai agregat adalah 1100-1800 kg/m³, dan kekuatan tekan beton yang sesuai adalah 30,5-40,0 MPa. Fitur terbesar keramik adalah keras di bagian luar, dan terdapat banyak pori mikro di dalamnya. Pori mikro ini memberikan sifat ringan pada keramik. Kepadatan beton keramik abu terbang No. 200 sekitar 1600 kg/m³, sedangkan kepadatan beton biasa dengan label yang sama mencapai 2600 kg/m³, dan perbedaan antara keduanya adalah 1000 kg/m³.
2. Isolasi dan insulasi panas. Karena bagian dalamnya berpori, keramik abu terbang memiliki sifat insulasi termal yang baik. Konduktivitas termal beton yang dibuat dengan bahan ini umumnya 0,3 hingga 0,8 W/(m·k), yang 1 hingga 2 kali lebih rendah daripada beton biasa. Oleh karena itu, bangunan keramik memiliki lingkungan termal yang baik.
3. Ketahanan api yang baik, ceramsite memiliki ketahanan api yang sangat baik. Beton ceramsite abu terbang biasa atau blok ceramsite abu terbang menggabungkan insulasi termal, ketahanan gempa, ketahanan beku, ketahanan api, dan sifat-sifat lainnya, terutama ketahanan apinya lebih dari 4 kali lipat dari beton biasa. Untuk periode tahan api yang sama, ketebalan beton ceramsite 20% lebih tipis daripada beton biasa. Selain itu, ceramsite abu terbang juga dapat menghasilkan beton tahan api dengan ketahanan api di bawah 1200℃. Pada suhu tinggi 650 °C, beton ceramsite dapat mempertahankan 85% kekuatannya pada suhu ruangan. Beton biasa hanya dapat mempertahankan 35% hingga 75% kekuatannya pada suhu ruangan.
4. Kinerja seismik yang baik. Beton keramik memiliki kinerja seismik yang baik karena bobotnya yang ringan, modulus elastisitas yang rendah, dan ketahanan deformasi yang baik.
5. Penyerapan air rendah, ketahanan terhadap embun beku yang baik, dan daya tahan yang tinggi. Kinerja ketahanan terhadap korosi asam, alkali, dan embun beku pada beton keramik lebih baik daripada beton biasa. Untuk beton keramik abu terbang No. 250, penurunan kekuatan setelah 15 siklus beku-cair tidak lebih dari 2%. Beton keramik merupakan bahan bangunan yang sangat baik dan harus dipromosikan serta digunakan secara gencar.


Waktu posting: 11 Mei 2022